Menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1446 H, kita diingatkan akan pentingnya momentum hijrah. Hijrah, yang dalam sejarah Islam mengacu pada perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah, bukan sekadar perpindahan fisik, tetapi juga simbol transformasi besar dalam masyarakat. Hijrah melambangkan keberanian untuk berubah menuju kondisi yang lebih baik, dan ini adalah nilai yang relevan untuk kita refleksikan dalam upaya membangun Indonesia yang lebih maju.
Di tengah dinamika global dan tantangan domestik, semangat hijrah dapat menjadi inspirasi bagi kita untuk mendorong perubahan positif dalam berbagai aspek kehidupan. Sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju pada tahun 2045, tepat saat kita memperingati 100 tahun kemerdekaan. Namun, untuk mencapai visi tersebut, kita perlu memanfaatkan momentum perubahan dan berkomitmen untuk melangkah maju dengan penuh keyakinan dan kerja keras.
Salah satu pilar utama dalam mencapai Indonesia Maju 2045 adalah transformasi ekonomi. Pemerintah telah menetapkan berbagai kebijakan untuk memperkuat perekonomian nasional, termasuk pengembangan industri berbasis teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah. Sebagai contoh, proyek pembangunan Jalan Tol Trans-Sumatera yang direncanakan sepanjang 2.704 km ditargetkan selesai pada tahun 2024, yang akan mempercepat distribusi barang dan jasa di Pulau Sumatera. Sebagai anggota DPR RI, saya mendukung penuh langkah-langkah strategis ini dan mendorong implementasi yang efektif di lapangan.
Namun, transformasi ekonomi tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah. Partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk sektor swasta, akademisi, dan masyarakat sipil, sangat diperlukan. Semangat kolaborasi dan inovasi harus menjadi bagian dari budaya kerja kita. Dalam konteks ini, pendidikan dan pelatihan menjadi kunci untuk menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan keterampilan dan pengetahuan yang memadai. Sebagai contoh, program Kartu Prakerja telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 17,5 juta penerima manfaat sejak diluncurkan pada tahun 2020, membantu mereka meningkatkan keterampilan dan daya saing di pasar kerja.
Selain transformasi ekonomi, peningkatan kualitas hidup masyarakat juga harus menjadi prioritas utama. Pembangunan yang berkelanjutan harus memperhatikan aspek sosial dan lingkungan. Program-program kesejahteraan sosial, peningkatan akses layanan kesehatan, serta perlindungan terhadap lingkungan hidup adalah bagian integral dari upaya kita menuju negara maju. Misalnya, Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah menjangkau lebih dari 10 juta keluarga penerima manfaat, memberikan bantuan tunai dan akses ke layanan kesehatan serta pendidikan yang lebih baik.
Pemerintah telah berkomitmen untuk mencapai tujuan-tujuan ini melalui berbagai program pembangunan berkelanjutan. Namun, tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat, tujuan ini sulit terwujud. Oleh karena itu, kita perlu membangun kesadaran kolektif dan menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlanjutan dan kualitas hidup kita.
Tidak kalah pentingnya adalah memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Indonesia yang maju harus didasarkan pada prinsip-prinsip keadilan, demokrasi, dan keberagaman. Kita harus terus menjaga persatuan dan kesatuan, menghargai perbedaan, serta memupuk rasa saling menghormati di antara sesama anak bangsa. Program Bela Negara yang diinisiasi oleh Kementerian Pertahanan, yang telah melibatkan jutaan peserta dari berbagai kalangan, adalah salah satu upaya untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air kepada seluruh warga negara.
Tahun Baru 1 Muharam ini, mari kita jadikan sebagai momen refleksi dan evaluasi diri. Mari kita tingkatkan semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menghadapi tantangan yang ada. Dengan semangat hijrah, kita dapat melakukan perubahan yang signifikan menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
Tahun Baru 1 Muharam 1446 H adalah waktu yang tepat untuk memulai langkah baru. Dengan semangat hijrah, mari kita jadikan momen ini sebagai tonggak perubahan menuju Indonesia Maju 2045. Melalui transformasi ekonomi, peningkatan kualitas hidup, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan, kita dapat mewujudkan visi Indonesia yang lebih baik dan lebih maju.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatan kepada kita dalam menjalani proses hijrah menuju kebaikan. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 H, semoga kita semua diberkahi dan dirahmati.
Hj. Nevi Zuairina
Anggota DPR RI Komisi VI FPKS
Daerah Pemilihan Sumatera Barat II
www.nevizuairina.id