JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI, Hj. Nevi Zuairina, menyampaikan dukungan terhadap langkah pemerintah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus mendorong penguatan perlindungan bagi seluruh personel dan relawan yang berada di garis depan pemadaman.
Nevi menyampaikan duka mendalam atas gugurnya dua relawan saat menjalankan tugas pemadaman karhutla di Kalimantan. Menurutnya, pengorbanan para relawan harus menjadi perhatian bersama sekaligus menjadi tonggak untuk memperkuat sistem keselamatan dalam setiap operasi penanganan karhutla.
“Kami mengapresiasi kerja pemerintah bersama seluruh unsur di lapangan yang terus berupaya mengendalikan karhutla. Dua relawan yang gugur telah menunjukkan pengabdian luar biasa. Karena itu, keselamatan mereka yang bertugas harus menjadi prioritas utama,” ujar Nevi.
Legislator asal Sumatera Barat II tersebut mendukung pemerintah melakukan evaluasi dan penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP), terutama terkait pemeriksaan kondisi kesehatan personel, kelengkapan alat pelindung diri, pengaturan waktu kerja dan istirahat, kesiapan dukungan medis, serta mekanisme penarikan personel apabila kondisi fisiknya mulai menurun.
Nevi juga mendorong Kementerian Kehutanan untuk memastikan perlindungan yang memadai bagi relawan, termasuk santunan bagi keluarga relawan yang gugur, jaminan kesehatan, serta dukungan dan insentif bagi relawan yang masih bertugas di lapangan.
“Pengabdian mereka jangan berhenti pada ucapan belasungkawa. Negara perlu hadir memberikan kepastian perlindungan bagi keluarga yang ditinggalkan sekaligus bagi para relawan yang sampai hari ini masih berada di garis depan,” tegas Nevi.
Lebih lanjut, Nevi mendukung pemerintah terus memperkuat langkah pencegahan karhutla melalui deteksi dini, kesiapsiagaan personel, koordinasi antarlembaga, serta penguatan masyarakat di wilayah rawan kebakaran.
“Pemerintah telah bekerja dan DPR akan terus memberikan dukungan sekaligus pengawasan. Dengan pencegahan yang semakin sistematis dan perlindungan personel yang semakin kuat, kita berharap penanganan karhutla dapat berjalan lebih cepat, aman, dan efektif,” tutup Nevi Zuairina.
