Padang,—Hari ini anggota DPRD perempuan lintas partai tergabung pada Kaukus Perempuan Parlemen KPP Wilayah Sumbar dikukuhkan Sekjen KPPRI Luluk Nur Hamidah didampingi Bendahara KPPRI Hj Nevi Zuairina dan pengurus KPPRI Lisda Hendrajoni, disaksikan Gubermur Sumbar Irwan Prayitno, di Auditorium Istana Gubermur Sumbar, Minggu 31/1.
Strategiskah dan apa manfaatnya? Atau sekedar konkow-kongkow wanita parlemen saja. Bendahara DPP KPPRI Hj Nevi Zuairina membantah dan menegaskan bahwa acara ini sangat strategis dan sangat bermanfaat bagi KPPRI itu.
“Sangat strategis sekaligus menjadi kampanye politik bahwa kaum perempuan tidak tabu berebut suara dengan kaum pria dalam ajang Pemilu legislatif maupun pemilihan kepala daerah,” ujar Hj Nevi Zuairina, Minggu sore.
Meski semangat KPPRI adalah forum sialturahim tapi perempuan punya peran strategis dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat khususnya kaum perempuan.
“Konteks wakil rakyat perempuan di Sumbar setiap lima tahun pasti anggota legsilatif perempuannya bertambah, bahkan hari ini anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumbar sudah empat orang dari 14 anggota DPR RI dari Sumbar,”ujar Nevi.
KPPRI hadir kata politisi perempuan nasional PKS ini untuk menyatakan dan memperkuat pengarusutamaan gender dalam pembangunan nasional dan mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam demokrasi.
“Tidak boleh ada lagi larangan kaum perempuan untuk maju sebagai anggota dewan maupun kepala daerah di semua tingkatan, jadi wali nagari saja perempuan bisa,” ujar Nevi.
KPP Wilayah Sumbar harus eksis, karena perempuan yang jadi pengurus dan anggotanya tentu punnya kepekaan dan rasa lebih untuk bermanfaat pada rakyat.
Ibu ucapkan selamat atas pengukuhan KPP Wilayah Sumbar, meski perempuan lintas partai, KPP Wilayah Sumbar harus tetap solid dan semangat untuk bermanfaat kepada masyarakat.
Nevi Zuairina dalam acara pelantikan Kaukus Perempuan Parlemen tingkat Sumatera Barat mengajak kepada seluruh forum untuk meresapi dan mendalami pantun yang disampaikan gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. Beberapa isi Pantun yang di sampaikan adalah :
Makan mangga si anak muda.
Makan mi si emak-emak.
Dukungan keluarga harus ada.
Baik suami maupun anak-anak.
Terong belanda dan buah markisa.
Jusnya dimakan selepas subuh.
Tidak ada yang tidak bisa.
Kalau dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.
Ini susunan KPPRI Sumbar;
Ketua: Hj Aida
Sekretaris : Elly Thrisyanti
Bendahara: Nora
Ada beberpaa divisi yang semuanya diisi perempuan legislatif di DPRD provinsi, kota dan kabupaten se Sumbar.
Hj. Nevi Zuairina
Anggota DPR RI Komisi VI FPKS
Daerah Pemilihan Sumatera Barat II
www.nevizuairina.id


